Rampok Sadis, Tega Tikam Lansia Berkali-kali di Medan, Ditangkap!
Medan, Sumatera Utara – Aksi rampok sadis yang merenggut nyawa seorang lansia di Kota Medan akhirnya menemui titik terang. Pelaku yang tega menikam korban berkali-kali saat tertidur lelap di kediamannya berhasil diringkus oleh pihak kepolisian saat sedang tertidur pulas. Penangkapan ini memberikan keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan, serta rasa aman bagi masyarakat Medan.
Peristiwa rampok yang menggemparkan ini terjadi pada Kamis (21/3/2024) dini hari di kediaman korban, Nek Nur Ainun (74), yang berlokasi di Jalan Pukat Banting IV, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung. Korban ditemukan tewas dengan tujuh luka tikaman di sekujur tubuhnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku yang diketahui bernama Muhammad Fajar alias Fajar (23) masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel pintu belakang saat korban sedang tertidur pulas. Diduga kuat, pelaku melakukan aksi keji tersebut dengan tujuan untuk menggasak barang berharga dan uang.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan intensif, tim gabungan dari Polrestabes Medan dan Polsek Percut Sei Tuan berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Fajar ditangkap di kediamannya di Jalan Pipit VII, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan pada Sabtu (23/3/2024) sekitar pukul 05.00 WIB saat sedang tertidur.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Marbun, melalui Kasat Reskrim Kompol Jama Kita Purba, mengkonfirmasi penangkapan pelaku perampokan sadis tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis terkait perampokan dengan kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang, yaitu Pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa plat nomor polisi yang digunakan pelaku saat beraksi, satu buah helm, dan satu buah pisau yang diduga digunakan untuk menikam korban.
Penangkapan pelaku ini disambut baik oleh masyarakat Medan yang sebelumnya merasa resah dengan aksi kejahatan yang semakin brutal. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan keamanan di lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan.