Tragis! Turis Asing Nyaris Meninggal Usai Tenggak Minuman Beralkohol Oplosan di Bali
Denpasar, Bali – Sebuah insiden memprihatinkan menimpa seorang wisatawan mancanegara (wisman) di Bali. Turis berkebangsaan Australia tersebut dilaporkan nyaris meninggal setelah mengonsumsi minuman beralkohol yang diduga oplosan di sebuah bar di kawasan Kuta. Peristiwa ini kembali menjadi sorotan serius terkait peredaran minuman keras ilegal di Pulau Dewata yang membahayakan nyawa. Kondisi turis yang nyaris meninggal tersebut sempat kritis dan memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa insiden nyaris meninggal ini terjadi pada Selasa malam, 29 April 2025. Korban yang diketahui berinisial MJ (35) bersama beberapa rekannya mengunjungi sebuah bar di kawasan Kuta. Setelah beberapa jam menikmati suasana malam, MJ tiba-tiba mengalami gejala keracunan yang parah, seperti mual, muntah hebat, pusing, dan pandangan kabur. Kondisinya terus memburuk hingga akhirnya tidak sadarkan diri dan dilarikan ke Rumah Sakit BIMC Kuta dalam keadaan nyaris meninggal.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Pol. Made Adnyana, saat dikonfirmasi pada Rabu pagi (30/4/2025) membenarkan adanya laporan terkait insiden turis asing yang nyaris meninggal akibat dugaan keracunan minuman beralkohol. “Kami telah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Tim dari Polsek Kuta telah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan dari saksi-saksi,” ujar Kombes Pol. Made Adnyana.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Made Adnyana menjelaskan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan menindak tegas para pelaku yang menjual minuman beralkohol ilegal atau oplosan yang membahayakan nyawa konsumen. “Kami mengimbau kepada seluruh pengelola tempat hiburan malam dan penjual minuman beralkohol untuk tidak menjual minuman ilegal atau oplosan. Kami juga akan meningkatkan pengawasan dan razia untuk memberantas peredaran minuman berbahaya ini,” tegasnya.
Kondisi terkini MJ dilaporkan mulai stabil namun masih dalam pengawasan intensif tim medis. Pihak keluarga korban telah dihubungi dan dikabarkan akan segera tiba di Bali. Insiden turis nyaris meninggal akibat minuman beralkohol oplosan ini menambah catatan buruk terkait keamanan dan kualitas minuman yang dijual di sejumlah tempat hiburan malam di Bali. Pemerintah Provinsi Bali dan pihak kepolisian diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali demi menjaga citra pariwisata Bali yang aman dan nyaman bagi semua wisatawan. Pihak berwenang juga akan melakukan pemeriksaan terhadap sampel minuman yang dikonsumsi korban untuk mengetahui kandungan zat berbahaya di dalamnya.